WAHAI DUNIA…”INI AKU…SEORANG MUSLIM”

AKU BANGGA MENJADI SEORANG MUSLIM

Akhir-akhir ini sering kita dengar bahwa orang-orang yang dikejar-kejar oleh aparat akibat aksi terorisme adalah sosok orang-orang yang rajin ke masjid, mengenakan busana muslimah (baca: cadar), dan memakai celana/pakaian di atas mata kaki (tidak isbal) sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi. Ringkasnya, mereka yang terlibat jaringan teroris itu rata-rata adalah orang yang dianggap punya semangat beragama dan aktif dalam kegiatan agama semacam sholat berjama’ah dan pengajian.

Pembaca sekalian, semoga Allah menetapkan kita di atas kebenaran. Sebenarnya Islam yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah agama yang indah dan sempurna. Bagaimana tidak? Islam mengajarkan kepada umatnya untuk beribadah hanya kepada satu sesembahan yang benar saja yaitu Allah Rabb yang menciptakan dan memelihara alam semesta. Sementara agama-agama yang lain menyeru manusia untuk beribadah kepada thaghut/sesembahan selain Allah, sesuatu yang sama sekali tidak menguasai walaupun hanya setipis kulit ari. Oleh karena itulah, agama segenap Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah di atas muka bumi ini adalah satu, dan itu tidak lain adalah tauhid. Allah ta’ala berfirman,

“Sungguh Kami telah mengutus kepada setiap umat seorang rasul yang mengajak: Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut.” (QS. an-Nahl: 36)

Dengan demikian, menjadi seorang muslim yang benar-benar bertauhid adalah cita-cita semua orang, jika mereka benar-benar ingin meraih kesuksesan hidup di dunia maupun di akhirat. Kenapa demikian? Sebab tidaklah Allah ta’ala mengutus para rasul di atas muka bumi ini melainkan untuk membimbing mereka untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Oleh sebab itu Allah mengaitkan antara ketaatan kepada Allah dan rasul dengan keberuntungan dan kemenangan. Allah ta’ala berfirman,

“Barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia pasti akan mendapatkan keberuntungan yang sangat besar.” (QS. al-Ahzab: 71)

Maka hakikat orang yang sukses itu adalah yang benar-benar taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Sementara, ketaatan paling agung di dalam Islam itu tidak lain adalah mewujudkan tauhid dan melenyapkan kemusyrikan dari dalam diri mereka. Dengan tauhid itulah seorang hamba akan mendapatkan karunia dari Allah berupa surga. Allah ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya barang siapa yang mempersekutukan Allah maka sungguh Allah haramkan atasnya surga dan tempat kembalinya adalah neraka, dan sama sekali tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang zalim/musyrik itu.” (QS. al-Ma’idah: 72)

Model Islam ‘Pengecut’
Apabila kita tengok sejarah umat Islam di masa Nabi dan para sahabat, kita dapati memang ada sebagian orang yang rajin sholat berjama’ah di masjid, namun untuk sholat-sholat tertentu saja yaitu selain sholat Subuh dan ‘Isyak. Di masa itu belum ada listrik dan penerangan seperti masa sekarang. Sehingga orang-orang yang tidak menghadiri jama’ah sholat Subuh dan ‘Isyak tidak ketahuan siapa saja, karena keadaan gelap. Mereka itu tidak lain adalah kaum munafikin, yang jasadnya bersama kaum muslimin namun hati mereka bersama orang-orang kafir. Orang-orang munafik memang memiliki ‘program’ untuk menebarkan keragu-raguan di tengah barisan umat Islam. Di antara tipu daya mereka adalah dengan menampakkan kebersamaan di satu sisi, namun di sisi lain mereka menggerogoti kekuatan kaum muslimin dari dalam. Inilah model Islam ‘pengecut’ yang mereka tawarkan.

Nah, pada jaman kita sekarang ini pun terrnyata model Islam semacam itu masih ada. Mereka yang mempropagandakan liberalisme Islam, bahwa seorang muslim itu tidak boleh fanatik kepada ajaran agamanya, seorang muslim tidak boleh menganggap orang di luar Islam sebagai orang kafir, seorang muslim harus meyakini bahwa kebenaran itu ada pada semua agama, oleh sebab itu surga –dalam persepsi mereka- itu tidak hanya dihuni oleh orang Islam saja (baca: pengikut Rasulullah), namun siapa saja berhak masuk surga asalkan mereka beriman kepada Allah (baca: meyakini adanya Allah) dan hari akhir (baca: masa depan, kata mereka). Inilah kerancuan pemahaman yang ingin mereka sebar luaskan di tengah-tengah kaum muslimin, agar kaum muslimin terlepas dari ajaran agamanya sedikit demi sedikit hingga akhirnya Islam tinggal nama. Maka -harapan mereka- seorang muslim, tak ada lagi bedanya dengan seorang penyembah berhala. Dia tidak sholat, tidak berjama’ah di masjid, tidak mengenakan jilbab, laki-lakinya tidak memelihara jenggot, meniru gaya hidup orang kafir dan menjadi manusia berwatak binatang yang cita-citanya adalah memuaskan hawa nafsu perut dan beberapa senti di bawah perut. Inilah yang mereka dambakan siang dan malam! Baca selebihnya »

UNTAIAN NASEHAT UNTUK MANUSIA YANG MERDEKA

NIKMAT MERDEKA DAN KEMAKSIATAN

Abu Syamil Humaidi

Tak pernah kita merasa lelah dan letih untuk memanjatkan puja dan puji kepada Allah, Robbul ‘alamin, atas nikmat yang diberikan kepada bangsa ini. Nikmat kemerdekaan, nikmat kebebasan dari tangan para penjajah.

Tapi sungguh sangat naif, ketika bangsa ini diberikan suatu nikmat, mereka membalas nikmat itu dengan berbagai maksiat. Berikut adalah untaian nasehat untuk bangsa ini, bangsa yang diberikan kemerdekaan dari Allah, Rabbul izza. Silahkan antum unduh pada tautan download dibawah ini. Semoga bermanfaat.

:::DOWNLOAD:::

AUDIO KAJIAN ” SEJARAH SAHABAT”

PEMATERI : Ust.Abdrrahman_At-Tamimi
TEMA           :  Sejarah Sahabat

Silahkan download pada tautan berikut:
Ust.Abdrrahman_At-Tamimi-Sejarah_Sahabat-A
Ust.Abdurrahman_At-Tamimi-Sejarah Sahabat-B
Ust.Abdurrahman_At-Tamimi-Sejarah Sahabat-C

Semoga bermanfaat!!!!!!

DOWNLOAD KHUTBAH JUM’AT,03 APRIL 2009

KHUTBAH JUMAT,03 APRIL 2009

Al-Ustadz Shollahuddin

Teruntuk saudara-ku,,,Silahkan antum dengarkan/unduh khutbah jum’at berikut ini:

Materi    : Cinta Al-qur’an

Khotib    : Al-Ustadz Shollahuddin

Tempat  : Masjid Baiturrahim, PT. MURAMOTO E.I, EJIP-PLOT 9J

Waktu     : 3 April 2009

:::DOWNLOAD:::

PENYEBAB TERJADINYA BENCANA

PENYEBAB TERJADINYA BENCANA

oleh : Abu Syamil Humaidi

Silahkan download khutbah jum’at berikut dalam format mp3 file. Semoga bermanfaat…

Judul        : Penyebab Terjadinya Bencana

Khotib      : Abu Syamil Humaidi

DOWNLOAD DISINI…



INILAH IKHLAS

INILAH IKHLAS

Abu Syamil Humaidi

Diriwayatkan dari Bakr bin Ma’iz bahwa ia berkata, ”Ar-Rabi’ tidak pernah terlihat sholat sunnah di masjid kaumnya, kecuali sekali seumur hidup.

Dari Mundzir, dari Rabi’ bin Khutsaim diriwayatkan bahwa ia menceritakan, ”Segala sesuatu yang dilakukan tidak untukmencari keridhoan Allah, pasti akan pupus sirna.”

Dari Abu Hamzah ats-tsumali diriwayatkan bahwa Ia menceritakan ,”Dahulu Ali bin Al-Husain biasa memanggul karung(makanan) setiap malam untuk disedekahkan. Dan beliau pernah berkata,” Sesungguhnya sedekah yang dilakukan diam diam dapat memadamkan murka Alloh ta’ala”

Itulah sediit cerminanan dari hidupnya orang-orang shaleh yang ikhlas dalam mencari ridho Alloh. Yang memburu keridhoannya Alloh. Yang akan menjadi sebuah bukti untuk kita bahwa ikhlas itu adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dikerjakan. Bahkan ulama salaf pernah berkata,” Barang siapa yang belum pernah bergelut dalam susahnya mengerjakan sebuah keikhlasan, maka dia belum pernah ikhlas beribadah kepada Alloh.”

Berikut adalah ceramah singkat yang diambil dari khutbah jum’at di masjid Baiturrahim, PT. MURAMMOTO ELEKTRONIKA INDONESIA.

Khotib ; Abu Syamil Humaidi

Materi ; Ikhlas

:::DOWNLOAD:::

KASIH IBU DI SEPANJANG ZAMAN

KASIH IBU DISEPANJANG ZAMAN

Inilah sosok yang paling kuat di sepanjang sejarah kehidupan manusia,,
Ibu,,,ya,, dialah ibu,,,yang akan selalu ada dikala kita jatuh
yang selalu ada dikala kaki tidak mampu lagi untuk bertumpu

Disaat semua orang tidak bisa lagi dijadikan sandaran di dunia,,
Ibu akan ada untuk kita,,,

Tetapi sayang, masih banyak diantara kita yang lupa akan jasanya,,,
lupa akan kasihnya ibu yang akan selalu di kenang sepanjang sejarah hidupnya manusia,,,
Ya ,,, karena Ibu akan selalu ada selama nafasnya masih berhembus
,,karena Ibu akan selalu ada selama malam masih berganti siang,,,
karena Ibu akan selalu ada, ketika cinta-mu sudah tak lagi untuk nya,,,

Inilah sepenggalan cerita tentang kita,,,dan kasihnya ibu di sepanjang sejarah manusia,,,Silahkan anda dengarkan tausiyah berikut ini:

  • Title                  : IBU,,
  • Pemateri         : Al-Ustadz Abuz Zubair
  • Genre               : tazkiyatun nufs
  • Bit Rate            : 32 kbps
  • Sample Rate  : 22050
  • Size                    : 13,3 Mb

DOWNLOAD DISINI

PERAYAAN MAULID, ANTARA PENGAKUAN CINTA DAN DUSTA

PERAYAAN MAULID, ANTARA PENGAKUAN CINTA DAN DUSTA

Oleh : Abu Syamil Humaidi

Cinta Rasul, adalah samudra yang luas, samudra yang tak bertepi,
Cinta Rasul adalah anugrah bagi setiap hamba yang dikehendaki-Nya,
Maka beruntunglah orang-orang yang mencintai Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melebihi cintanya kepada siapapun bahkan kepada dirinya sendiri.

Cinta Rasul adalah kewajiban bagi setiap manusia yang mengaku beriman kepada Alloh dan rasul-rasul-Nya. Tidak sempurna keimanan seorang muslim sebelum dia mencintai rasululloh melebihi cintanya kepada siapapun.
Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda dalam satu hadits shahih riwayat Muslim ,” tidak sempurna iman seseorang diantara kalian ,sehingga menjadikan aku lebih dicintainya, dari hartanya, keluarganya dan dari seluruh manusia”.

Buah cinta kepada rasululloh adalah mendatangkan manisnya iman, akan menjadikan iman dihati kita bisa merasakan kelezatan mengerjakan ibadah dan ketaatan kepada Alloh ta’ala.
Tetapi apakah cinta itu dapat diukur dengan hanya merayakan hari kelahiran beliau , shallallahu ‘alaihi wa sallam??
Apakah orang yang tidak mengikuti perayaannya di klaim sebagai orang-orang yang tidak mencintai rasulullih???
Dan apakah merayakan maulid nabi, shallallahu ‘alaihi wa sallam, merupakan salahsatu tuntunan syariat yang baik untuk dikerjakan???
Silahkan antum dengarkan/download khutbah singkat berikut ini, yang dibawakan oleh Abu Syamil Humaidi, tanggal 6 maret 2009.

DOWNLOAD DISINI

TAHLILAN (SELAMATAN KEMATIAN) ADALAH BID’AH MUNKAR

TAHLILAN ( SELAMATAN KEMATIAN ) ADALAH BID’AH MUNKAR DENGAN IJMA’  PARA SHAHABAT DAN SELURUH ULAMA ISLAM

Dari Jarir bin Abdullah al Bajalii, ia berkata,” Kami(yakni para shahabat semuanya) memandang/menganggap(yakni menurut madzhab kami para shahabat) bahwa berkumpul-kumpul ditempat ahli mayit dan membuat makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap.”

(Dikeluarkan oleh Imam Ibnu Majah no.1612 dan Imam Ahmad di Musnadnya, dengan sanad yang shahih)

Atas hadits atau atsar diatas, para ulama Islam telah ijma’ atau sepakat dalam beberapa hal :

Pertama : Mereka ijma atas keshahihan hadits tersebut dan tidak ada seorangpun ulama yang mendhoifkan hadits ini.

Kedua : Mereka ijma dalam menerima hadits atau atsar dari ijma para shahabat yang diterangkan oleh Jarir bin Abdulloh. Yakni tidak ada seorangpun ulama yang menolak atsar ini.

Ketiga : Mereka ijma dalam mengamalkan hadits atau atsar di atas. Mereka dari jaman shahabat sampai jaman kita sekarang ini, senantiasa melarang dan mengharamkan apa yang telah diijmakan oleh para shahabat yaitu berkumpul-kumpul ditempat atau di rumah ahli mayit yang bias kita kenal di negeri kita ini dengan nama ” Selamatan Kematian atau Tahlilan”.

Hadits atau atsar ini memberikan hokum dan pelajaran yang tinggi bagi kita, bahwa berkumpul-kumpul ditempat ahli mayit dan makan makan disitu termasuk bid’ah munkar. Dan bertambah lagi bid’ahnya apabila disitu diadakan upacara yang biasa kita kenal disini dengan nama “Selamatan kematian atau tahlilan” pada hari pertama dan seterusnya.

Hukum diatas berdasarkan ijma para shahabat yang telah memasukan perbutan tersebut kedalam bagian meratap. Sedangkan meratapi mayit hukumnya haram(dosa) bahkan termasuk dosa besar dan termasuk salah satu adat jahiliyah.

Fatwa Para Ulama Islam Dan Ijma Mereka Dalam Masalah Ini

Apabila para shahabat telah ijma tentang suatu masalah, seperti masalah yang dibahas ini, maka para tabi’in dan tabi’ut tabi’in dan termasuk didalamnya imam yang empat dan seluruh ulama Islam dari zaman ke zamanpun mengikuti ijma’nya para shahabat yaitu berkumpul-kumpul ditempat ahli mayit dan makan-makanan disitu adalah haram dan termasuk dari adat/kebiasaan kaum jahiliyah.

Oleh karena itu , agar supaya para pembaca yang terhormat mengetahui atas dasar ilmu dan hujah yang kuat, maka dibawah ini diturunkan sejumlah fatwa para ulama dan ijma’ mereka dalam masalah ’selamatan kematian’: Baca selebihnya »

NASEHAT UNTUK SAHABAT

Nasihat Untuk Sahabat

 

Sahabat,

Bersama kita mulai belajar

Untuk tidak memiliki sesuatu

Apa yang pernah Rabb berikan

Apa yang pernah Rabb kasihkan

Apa yang pernah Rabb titipkan

Semuanya milik yang Maha Rahmaan

 

Jadi adakah bagi kita alasan

Untuk merasa keberatan

Jika sebagian harta kita sisihkan

Jika sebagian kerat roti kita berikan

Jika sebagian waktu kita infakkan

Jika sebagian permata kita dermakan

Pada saudara kita yang lebih membutuhkan

 

Ataukah

Engkau merasa akan dilanda kemiskinan

Baca selebihnya »